Dikendalikan oleh tangan - tangan di atas
Tak bisa melawan takdir,
Tak tahu kapan terhenti
Kita hanya penyebrang jalan,
Yang berjalan ke arah berlawanan
Tetapi kita terhenti,
Saat saling berhadap - hadapan
Dingin, kaku pertama,
Namun perlahan salah satu dari kita,
Mengikuti arah yang sama
Ya,kita tak bisa melawan takdir
Takdir kita untuk bertemu
Seakan kita akan bepergian untuk selamanya
Seakan takdir membelenggu kita
Seakan waktu terlelap saat kau ada

Tidak ada komentar:
Posting Komentar