Jumat, 05 Maret 2021

Pertiwi

 Tak disangka di hari itu, langit memutuskan untuk menurunkan sebuah agoni

Duka menyentuh bumi seakan tak ada esok hari

Lara menyelimuti pertiwi hingga sesak hati

Setiap hari lembaran kisah terbuka menyingkap ironi

Tanpa mengetahui apa itu kata henti

Ibu pertiwi yang sedang sendu berbisik pada kami

Luka ini, boleh menjadi sebuah alasan untuk bermuram durja 

Boleh menjadi alasan untuk menjatuhkan air mata

Tapi tak cukup untuk menghadang kita

Para putera negeri, tuk senantiasa berdoa dan berusaha

Tak cukup untuk menghentikan kita

Putera pertiwi yang setia, tuk menghimpun asa

Bahwa derita hanya sementara

Nestapa kan sirna

Dan lengkung senyum ibu pertiwi, kan kita kembalikannya